Selamat Datang di Blog ini!___ Janganlah melihat hanya dipermukaan saja!___ Selamilah!___ Yakinlah suatu saat mutiara indah akan didapat.

Saturday, March 1, 2014

Cara Membuat Tombol Navigasi Next dan Previous di Power Point


Menampilkan slide Power Point memang butuh ke kreatifan kita, mengapa? karena tampilan yang menarik dan berkesan akan membuat setiap orang semakin fokus pada presentasi yang sedang terjadi. Namun perlu diperhatikan, jangan juga terlalu kreatif nanti fokus dan perhatian orang teralih pada tampilan bukan pada isi presentasinya.


Nah, sekarang kita akan coba belajar tentang Action Buttons.
Action Buttons adalah suatu tombol siap pakai yang dapat kita gunakan dalam presentasi dan sebagai simbol untuk Hyperlink. Action Buttons mengandung berbagai bentuk seperti panah kanan atau kiri.

Biasanya panah kanan untuk next yaitu ke slide berikutnya, sedangkan panah kiri untuk previous yaitu ke slide sebelumnya. Bisa juga ditambahkan simbol first dan simbol last untuk ke slide pertama atau slide terakhir. Sebenarnya masih banyak simbol yang dapat digunakan namun kita batasi dulu sampai sini.

Untuk membuat tombol next dan previous, berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka Microsoft Power Point
  2. Click  Insert lalu pilih Shape
  3. Kemudian cari Action Buttons dalam menu tersebut
  4. Pilih salah satu Action Buttons yang tersedia. Misalnya kita pilih simbol Forward or Next.
  5. Setelah terpasang tombol tersebut muncul dialog box seperti gambar di samping. Silahkan pilih sesuai dengan action yang diinginkan apakah next slide, previous slide, first slide atau last slide.
  6. Jika sudah tekan OK

Nah kurang lebih seperti itu langkah-langkahnya, silahkan mendesignnya sesuai selera kita. contoh misalnya jika kita ingin menghendaki suatu bangun untuk dijadikan sebagai Action Buttons, maka tinggal pilih bangun apa yang kita kehendaki kemudian klik Action kemudian pilih action apa yang kita kehendaki untuk bangun tersebut.

Mudah bukan ........ selamat mencoba ...........


Friday, February 28, 2014

Cara Menghilangkan Garis Merah dan Hijau di Microsoft Word


Terkadang saat mengetik di Microsoft Word 2007 akan terlihat garis-garis merah dan hijau. Hal ini membuat kita sulit untuk membaca tulisan, apalagi kalau tulisannya terlalu kecil. Untuk menghilangkan garis merah dan hijau (grammer dan spelling) maka kita dapat melakukan trik seperti terlihat di bawah ini.

  1. Click Office Button
  2. Click Word Options
  3. Click Proofing
  4. Hilangkan tanda check di Check spelling as you type
  5. Hilangkan juga tanda check di Mark grammar errors as you type
  6. Click OK.

Kini garis-garis merah dan hijau itu sudah tidak ada lagi.

Perlu diketahui
Sebenarnya garis merah dan hijau adalah tanda bahwa spelling checker dan grammar checker sedang ON. Fitur ini untuk memberi tanda jika terjadi salah ketik dalam tata bahasa Inggris. Jadi jika fitur tersebut di uncheck maka hasil ketik bahasa inggris tidak dapat di koreksi lagi oleh microsoft word. Maka sebelum hal ini dilakukan, tolong dipertimbangkan baik-baik.
Semoga trik ini bermanfaat bagi yang memerlukannya.


Friday, January 31, 2014

Teknik Membuat Poster Bertema "Menjaga Hutan" Menggunakan Paint


Pelajaran TIK untuk SD sering kali dipandang sebelah mata. "Ah paling hanya gitu-gitu ajah", begitulah banyak orang yang beranggapan demikian. Maka saya mencoba untuk mengatakan bahwa pembelajaran TIK di SD, tidak gitu-gitu ajah tapi ada teknik-teknik dasar khusus yang harus dikuasai oleh anak. Sebagai contoh di dalam materi Paint misalnya, kalau anak hanya disuruh membuat gambar yang biasa-biasa saja maka jelas materi itu menjadi biasa-biasa saja. Tapi jika materi yang dianggap biasa itu diberi bobot lebih maka materi itu menjadi luar biasa untuk proses pembelajaran anak.

Apa maksud dari diberi bobot lebih? artinya bahwa dalam menggambar di Paint dibutuhkan perspektif sudut pandang, gradasi warna, keserasian, keindahan dan kerapian. Semuanya itu harus menjadi bahan acuan penilaian sehingga anak termotivasi untuk tidak melakukan yang biasa-biasa saja. Sebagai contoh misalnya anak kelas 5 diberi latihan untuk membuat poster dengan tema "menjaga hutan" menggunakan Paint, maka prioritasnya bukan sekedar asal menggambar dan mewarnai selesai.

Membuat poster menggunakan Paint ternyata mampu menantang anak untuk berkreasi lebih baik. Hal ini terlihat dari proses pengerjaan, yang mana mereka berjuang untuk berkreasi lebih untuk mendapatkan tampilan yang bagus. Kalau kita amati hasil karya di atas jelas sekali adanya rasa ingin lebih dan bukan biasa-biasa saja.

Amatilah gambar di atas maka teknik yang digunakan dalam membuat poster ini tergolong cukup sulit karena banyak menggunakan tools brush dan pensil. Belum lagi komposisi pewarnaan dengan menggunakan fasilitas edit colors yang mampu menghasilkan beragam warna.

Maka inilah teknik di Paint dalam membuat gambar poster diantaranya:
  1. Membuat pohon yang berdaun dan pohon yang ditebang dengan menggunakan elips, curve, dan line. Perlu diperhatikan perspektif letak objek gambar jauh dan dekatnya.
  2. Buatlah dikejauhan gunung supaya terlihat suasana alamnya. Tools yang digunakan dapat menggunakan line atau curve. Hati-hati dalam memposisikan letak gunungnya.
  3. Setelah gambar dibuat, mulailah mewarnai dengan menggunakan edit color dan pensil untuk memberi batas daerah di dalam objek yang ingin diberi warna. Ingat untuk gradasi warna kita harus menyesuaikan warna pensil dengan warna dasar yang ingin ditempelkan. Warnanya jelas harus sama, karena kalau bebeda nanti terlihat ada garis warna yang membelah objek gambar itu.
  4. Hati-hati dalam pewarnaan, jika saat memberi pewarnaan menjadi kacau segeralah undo (ctrl z). Hal itu menandakan ada garis batas gambar yang putus/ tidak menyambung.
  5. Terakhir dibutuhkan kesabaran dalam melakukan proses mewarnai. Karena dalam menentukan warna kerap kali tidak langsung sesuai harapan maka harus diperbaiki lagi dan lagi.
  6. Karena ini poster maka tampilkanlah pesan yang dapat memotivasi orang untuk melakukan sesuatu yang ingin disampaikan. Gunakanlah tools text untuk membuat tulisan, jangan lupa terlebih dahulu tentukan jenis huruf dan besar huruf serta warnanya.
Nah demikianlah teknik membuat poster dengan tema "Menjaga hutan" menggunakan Paint. Ternyata pelajaran Paint bukan lagi pelajaran yang biasa-biasa saja namun juga dapat menantang anak untuk berkreasi lebih. Maka bagi yang berani mencoba silahkan mempraktekkannya. Selamat mencoba.


Wednesday, January 29, 2014

Cara Menggeser Gambar Sesuai Keinginan Dengan Mouse di Microsoft Word

 Word merupakan program office yang sangat dibutuhkan oleh semua orang. Maka saya akan mencoba share tentang bagaimana cara menggeser posisi gambar sesuai keinginan dengan mouse di Microsoft Word. Hal ini menjadi menarik karena sering kali kita gagal untuk menggeserkan gambar/ clip art ke tempat yang kita inginkan. Sebagai contoh ketika kita ingin menyisipkan gambar di tengah halaman dokumen dengan cara insert ternyata gambar itu malah akan merusak tampilan tulisan/ paragraph. Untuk menyelesaikan persoalan ini maka dibutuhkan setingan format gambar yang sesuai.

Menyisipkan gambar di sebuah dokumen menjadi penting karena dengan adanya gambar dapat lebih memperjelas maksud dari tulisan yang sedang dibuat. Namun jika ternyata gambar yang kita insertkan malah merusak tampilan paragraph, hal itu malah akan membuat tulisan menjadi kacau, sulit untuk dibaca dan dipahami. Maka keterampilan dalam memformat gambar sesuai dengan tata letak yang benar sesuai harapan sangat dibutuhkan.

Banyak anak bertanya pada saya, “Pak saya udah klik gambarnya dan menyeretnya ke tempat yang saya inginkan tapi tulisannya menjadi kacau dan terpisah!” mengapa? Kebanyakan anak merasa dengan menyeret gambar ke dalam sebuah paragraph akan otomatis menyesuaikan tampilan letaknya, dan ternyata hal itu salah. Mereka kurang memperhatikan hal ini bahwa format text dan gambar berbeda maka jelas harus diubah dulu setingannya.

Maka langkah yang paling mudah untuk membuat gambar dapat ditempatkan ditengah-tengah paragraph yaitu dengan menggunakan text wrapping yang terdapat di menu tab format. Adapun langkah-langkah untuk memformat gambar menggunakan text wrapping adalah sebagai berikut:
  • Gambar yang sudah diinsert di klik terlebih dahulu
  • Cari menu tab format
  • Cari text wrapping di ribbon (biasanya berada di sebelah kanan)
  • Setelah itu pilih salah satu tata letak sesuai dengan yang kita inginkan. Perlu diketahui bahwa tata letak ada in line with text, square, tight, behind text, in front of text, through.
  • Setelah itu geserkan gambar ke tempat yang kita inginkan. Lihat tampilannya apakah sudah sesuai dengan harapan atau belum. Silahkan mencoba satu persatu dari format text wrapping tersebut sampai mendapatkan yang paling sesuai.
Nah, ternyata mudah ya menggeser gambar supaya berada di tengah text dalam Microsoft Word. Semoga postingan ini bermanfaat bagi siapa saja yang kesulitan menggeser gambar di Microsof Word. Pesan terakhir terus mencoba dan jangan takut salah, karena porses belajar itu pasti melalui kesalahan dahulu. Be smart.....


Tuesday, December 31, 2013

Kisah Putra Mahkota Dan Ember Bocor


Di sebuah kerajaan yang damai, hiduplah raja dan permaisuri dengan seorang putra mahkota. Raja memiliki sikap yang bijaksana dan melayani rakyatnya dengan tulus hati. Demikian pula dengan permaisuri, ia menjadi istri raja yang setia dan punya ambisi untuk meningkatkan derajat kaum wanita di kerajaan itu. Namun berbeda halnya dengan putra mahkota yang kerap bersikap egois, seenaknya sendiri, sombong, dan tidak peduli penderitaan orang lain dan yang sangat disayangkan lagi, putra mahkota ini malas belajar.

Melihat gelagat sikap yang kurang baik, raja menjadi khawatir karena kerajaan ini suatu saat akan diserahkan kepada putranya. Oleh sebab itu raja bertanya kepada permaisuri, bagaimana keseharian putra mahkota di rumah ketika ditinggal mengurus kerajaan. Permainsuri menjawab bahwa dirinya terlalu sibuk dengan pekerjaannya  sehingga kurang mendampingi putra mahkota dengan total. Lanjut permaisuri, sering kali putra mahkota diserahkan kepada pelayan untuk diawasi, namun ternyata kerap kali lepas dari pengawasan para pelayan.

Raja tidak marah pada permaisuri, Karena permaisuri pun punya tugas mulia demi kesejahteraan kaum wanita di kerajaannya. Raja kemudian berdiskusi dengan permaisuri, tentang langkah ke depan yang akan dilakukan untuk mempersiapkan putra mahkota menjadi seorang penerus yang dapat melayani dan melindungi rakyatnya.

Akhirnya disepakati bahwa putra mahkota akan dikirim untuk belajar kepada guru agung di puncak gunung. Keesokkan harinya ketika putra mahkota sedang beristirahat, raja memanggil putra mahkota dan bertitah agar putra mahkota belajar bersama guru agung di puncak gunung. Mendengar perintah ini putra mahkota marah karena terlalu mendadak, dan mengapa harus jauh dari kota?

Walaupun dengan kesal namun putra mahkota tetap patuh pada titah raja. Akhirnya putra mahkota berangkat diantar oleh raja. Sesampai di tempat guru agung, putra mahkota langsung berulah. Ia tidak mau mengikuti apa yang dikatakan oleh guru itu. Namun ada peraturan di tempat itu bahwa siapa yang tidak patuh ia tidak boleh makan. Putra mahkota akhirnya mengikuti perintah dari guru itu.

Hari pertama, putra mahkota sudah diperintah untuk mengabil air dari mata air yang jaraknya sekitar 5 km. Putra mahkota mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk memindahkan air dari mata air ke rumah sang guru. Dan sangat terkejut putra mahkota ketika didapati bahwa ember untuk mengambil air ternyata berlubang di tengahnya. Hal ini mengakibatkan air yang dibawa selalu tinggal setengah saja.

Guru agung berpesan bahwa jangan sekali-kali curang dalam membawa air karena jika curang maka tetap tidak akan ada makanan untuk disantap. Mendapat ultimatum ini, mau tidak mau putra mahkota selalu memenuhi ember itu. Dan setiap kali membawa tetap hanya setengah saja yang didapat. Hal ini dilakukan terus oleh putra mahkota selama 9 bulan. Dan akhirnya putra mahkota marah dan diam.

Putra mahkota yang marah ini pun ingin tahu juga mengapa ia harus membawa ember air dengan lubang di tengahnya. Maka putra mahkota berkata: “aku tidak mau lagi mengambil air, apalagi dengan ember yang berlubang di tengah, itu kan sia-sia saja”. Mendengar perkataan itu sang guru menjawab: “apa sia-sia?” Guru mengajak putra mahkota untuk menyusuri jalan menuju ke mata air. Di sana sang guru menunjukkan bahwa lihatlah jalan ini, di sisi kiri dan kanan dipenuhi dengan bunga-bunga yang cantik, bagus, indah dan harum. Lihat mereka hidup karena putra mahkota yang melayaninya dengan cara memberi air setiap kali mengambil air dari mata air. Mendengar penjelasan guru akhirnya putra mahkota sadar bahwa selama ini sikapnya tidak terpuji. Maka putra mahkota melanjutkan kembali tugas mengambil air itu dengan sukacita, dan berjanji akan bersikap rendah hati dan tidak sombong ketika nanti kembali ke kerajaan.

Tidak terasa sudah satu tahun putra mahkota menjalani pekerjaan ini. Dan malam ini terlihat dari kejauhan pesta kembang api pergantian tahun baru. Putra mahkota melihat bagaimana suka cita kerajaan dari kejauhan. Putra mahkota kagum pada raja yang sudah menjadikan rakyatnya begitu bahagia. Maka putra mahkota berjanji, kelak ketika menjadi raja ia tidak akan merusak hal baik yang sudah ada. Putra mahkota ingin rakyatnya tetap merasa bahagia dan damai di kerajaan ini.

Guru melihat bahwa sikap putra mahkota sudah berubah maka guru membebaskan putra mahkota untuk pulang kembali ke kerajaannya. Betapa gembira hati putra mahkota mendengar hal ini. Di sepanjang perjalanan pulang putra mahkota menyapa rakyat yang sedang merayakan tahun baru. Rakyat senang sekali mendapat sapaan dari putra mahkota. Putra mahkota membalasnya dengan tersenyum dan mengucapkan “SELAMAT TAHUN BARU” sebari mengulurkan tangannya.

Demikianlah pembelajaran hidup sang pangerah mencari kebijaksanaan dan kerendahan hati. Pangerahan siap menggantikan raja kapanpun dibutuhkan.



Pesan dari cerita ini adalah jadilah manusia yang rendah hati dan tidak sombong. Teruslah belajar karena kesempurnaan hidup itu bukan didapat sampai saat ini saja melainkan akan terus dipenuhi sepanjang hidup kita di dunia. Maka jangan bosan untuk belajar akan semua peristiwa yang terjadi. Lihat, dengarkan dan renungkan semua peristiwa hidup ini. Manusia yang merenungkan / merefleksikan hidupnya berarti manusia itu sudah menghidupi hidup itu sendiri. Buka pikiran dan hati kita, jangan biarkan keegoisan menguasai diri kita, karena keegoisan akan membawa pada sebuah ketidakadilan dan keserakahan.